Materi Ke-Nu-an

Memasuki sesi berikutnya, para santri mendapat kesempatan untuk mendalami materi Ke-NU-an yang disampaikan langsung oleh Ustadz Salman Mubarok. Dalam pemaparannya, beliau menjelaskan sejarah berdirinya Nahdlatul Ulama sebagai organisasi Islam terbesar di Indonesia, yang didirikan oleh para ulama dengan tujuan menjaga agama, bangsa, dan tanah air.

Ustadz Salman menekankan bahwa NU bukan hanya organisasi keagamaan, tetapi juga wadah perjuangan umat yang mengajarkan nilai tasamuh (toleransi), tawassuth (moderat), tawazun (seimbang), dan i’tidal (adil). Nilai-nilai tersebut harus menjadi pegangan bagi para santri dalam kehidupan sehari-hari, baik di lingkungan pesantren maupun ketika kelak terjun di masyarakat.

Beliau juga mengingatkan pentingnya santri memahami peran NU dalam sejarah perjuangan kemerdekaan Indonesia, serta kontribusinya dalam menjaga persatuan bangsa. Dengan cara itu, para santri tidak hanya tumbuh menjadi pribadi berilmu, tetapi juga berjiwa nasionalis dan siap mengabdikan diri untuk umat dan tanah air.

Para santri tampak antusias menyimak materi ini. Beberapa di antara mereka mencatat dengan seksama, sementara yang lain mengangguk penuh pemahaman ketika Ustadz Salman menekankan pentingnya santri untuk “berkhidmat kepada NU” sebagai jalan pengabdian kepada agama dan bangsa.

Materi Ke-NU-an yang disampaikan ini diharapkan dapat menanamkan rasa cinta para santri kepada ulama, menjaga tradisi pesantren, serta menjadikan NU sebagai rumah besar yang selalu mereka jaga dan hormati

__________________
LETS FOLLOW

Instagram : ponpesalghozali
Facebook : Pondok Al-Ghozali
Tiktok : ponpesalghozali
Youtube : PONPES AL-GHOZALI CIREBON

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *